12 Macam Nyeri Yang Berhubungan Dengan Kondisi Emosional

Posted on Posted in Tips & Knowledges

Seberapa besar kondisi emosi seseorang mempengaruhi nyeri kronis pada seseorang? Menurut Dr. Susan Babel, seorang psikolog spesialis di bidang depresi karena trauma, sedikit berpengaruh.
Menurut penuturan Dr Susan Babel, “Studi menunjukkan bahwa nyeri kronis tidak hanya disebabkan oleh luka fisik namun juga stress dan masalah emosional.”. Dan juga, “Nyeri fisik berfungsi untuk memperingatkan seseorang bahwa masih ada perkara emosional yang perlu diselesaikan”. (Psychology today).
Lalu, apa yang sebenarnya ingin “dikatakan” oleh rasa nyeri kronis kepada kita? Mari kita lihat!
1. Kepala
Sakit kepala atau migraine bisa terjadi karena adanya stress atau tekanan dalam keseharian dalam hidup. Jika seseorang menderita sakit kepala kronis, mereka perlu mengambil beberapa waktu untuk diri mereka sendiri. Tidak hanya sekali, namun setiap hari. Menghilangkan stress dapat membantu meringankan sakit kepala.

2. Leher
Nyeri pada bagian leher artinya peringatan bagi kita agar menjadi lebih pemaaf. Bisa berarti permaafan bagi orang lain atau bagi diri sendiri. Penting bagi kita untuk lebih berpikir mengenai kasih saying dari pada dendam untuk menyembuhkan nyeri pada bagian ini.

3. Bahu
Nyeri pada bahu adalah tanda bahwa seseorang mungkin menanggung beban emosi yang berat. Pada dasarnya mereka menanggung segalanya. Berusahalah mencari jalan keluar untuk masalah emosi ini atau berbagi cerita pada seseorang yang bisa dipercaya atau keluarga.

4. Bahu Atas
Kurangnya dukungan emosi bisa mengakibatkan seseorang merasakan nyeri bahu bagian atas. Mungkin adanya perasaan kurang dihargai atau menahan perasaan kasih saying. Jika seseorang sedang dalam sebuah hubungan, bisa dicoba untuk mendiskusikan perasaan masing-masing. Jika single, mungkin saatnya untuk mencari pasangan.

5. Punggung Bawah
Punggung bagian bawah yang nyeri mungkin menandakan kecemasan dalam hal keuangan. Cobalah untuk duduk dan focus dalam mengatur keuangan agar lebih baik, atau menyewa dan mempekerjakan seorang perencana keuangan. Atau bisa juga ini saatnya untuk meminta kenaikan gaji yang layak.

6. Lengan dan Siku
Nyeri lengan dan siku bisa memiliki arti akan kurangnya fleksibilitas. Mungkin seseorang menolak perubahan alam yang terjadi dalam hidup mereka. Cobalah menyadari dan berubah, kemudian ikuti arus. Mencoba melawan arus hanya membawa masalah.

7. Tangan
Kurangnya teman atau relasi bisa menjadi penyebab nyeri pada bagian tangan. Cobalah mencari teman-teman baru atau pergi makan siang dengan rekan. Habiskan waktu lebih efektif dan bertemu orang-orang baru.

8. Pinggul
Ketakutan untuk bergerak, perubahan dan menunggu untuk membuat keputusan besar bisa menyebabkan nyeri pinggul. Buatlah perubahan dan bergerak jika dibutuhkan. Buatlah pilihan dan lakukan!

9. Lutut
Nyeri pada lutut bisa dikarenakan seseorang terlalu memikirkan diri sendiri. Habiskan saat-saat tertentu untuk menjadi sukarelawan, dan mengingat bahwa semua orang akan mati. Tidak ada yang terbebas dari ketidaksempurnaan.

10. Betis
Ketegangan emosi, stress atau kecemburuan bisa menyebabkan nyeri pada betis. Saatnya mengikhlaskan penyebab-penyebab stress dalam hidup seseorang atau singkirkan kecemburuan.

11. Pergelangan kaki
Nyeri pada pergelangan kaki bisa berarti seseorang membutuhkan tambahan kesenangan dalam hidupnya. Luangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri atau bumbui hidup dengan cinta. Manjakanlah sedikit!

12. Kaki
Depresi bisa menyebabkan nyeri pada kaki. Depresi terkadang sulit diatasi tapi selalu ada hal yang bisa kita lakukan untuk menyembuhkan. Cobalah hobi baru atau peliharalah binatang kesayangan. Carilah sesuatu yang menghasilkan suka cita!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *